23.4 C
Magelang
Friday, 8 December 2023

Jadikan Kelas sebagai Ruang Rekreasi Anak

RADARMAGELANG.COM, Temanggung– Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kabupaten Temanggung menggelar lomba menghias kelas. Anak-anak bekerja sama dengan orang tua untuk mendesain ruang kelas agar mendukung belajar yang menyenangkan.

Beragam pernak-pernik atau hiasan telah terpajang di depan dan dalam kelas masing-masing. Di salah satu kelas, mereka melukis satu sisi bagian tembok dengan pemandangan objek wisata Posong. Hal tersebut bertujuan agar suasana belajar serasa berwisata.

Kelas lainnya, di sebelah pintu masuk dilukis dengan gambar hati dan tangan. Saat murid hendak masuk, murid menekan salah satu gambar tersebut. Gambar tangan sebagai simbol bersalaman, yang kemudian mereka mendapat jabat tangan dari temannya. Sedangkan gambar hati, sebagai simbol cinta. Murid yang memilih gambar hati akan dipeluk oleh temannya.

Masih di kelas yang sama, di dalamnya terdapat gambar yang menyerupai murid-murid, lengkap dengan nama masing-masing. Tiap pojok kelas juga dibuat tempat-tempat khusus, seperti area baca, religi, dan lainnya yang telah dilengkapi dengan berbagai peralatan yang memudahkan murid untuk belajar sesuai nama tiap-tiap area.

Kepala TK Negeri Pembina Orbiyanti berharap masing-masing ruang kelas menjadi ruangan yang lebih edukatif, anak-anak belajar dengan senang, dan menjadi tempat rekreasi anak. “Sehingga mereka senang dan betah di sekolah,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Temanggung Tusi Indreswari mengatakan, lomba tersebut untuk melatih kreativitas, kemandirian, kegotong-royongan dan berkebhinekaan global. (din/ton)

RADARMAGELANG.COM, Temanggung– Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kabupaten Temanggung menggelar lomba menghias kelas. Anak-anak bekerja sama dengan orang tua untuk mendesain ruang kelas agar mendukung belajar yang menyenangkan.

Beragam pernak-pernik atau hiasan telah terpajang di depan dan dalam kelas masing-masing. Di salah satu kelas, mereka melukis satu sisi bagian tembok dengan pemandangan objek wisata Posong. Hal tersebut bertujuan agar suasana belajar serasa berwisata.

Kelas lainnya, di sebelah pintu masuk dilukis dengan gambar hati dan tangan. Saat murid hendak masuk, murid menekan salah satu gambar tersebut. Gambar tangan sebagai simbol bersalaman, yang kemudian mereka mendapat jabat tangan dari temannya. Sedangkan gambar hati, sebagai simbol cinta. Murid yang memilih gambar hati akan dipeluk oleh temannya.

Masih di kelas yang sama, di dalamnya terdapat gambar yang menyerupai murid-murid, lengkap dengan nama masing-masing. Tiap pojok kelas juga dibuat tempat-tempat khusus, seperti area baca, religi, dan lainnya yang telah dilengkapi dengan berbagai peralatan yang memudahkan murid untuk belajar sesuai nama tiap-tiap area.

Kepala TK Negeri Pembina Orbiyanti berharap masing-masing ruang kelas menjadi ruangan yang lebih edukatif, anak-anak belajar dengan senang, dan menjadi tempat rekreasi anak. “Sehingga mereka senang dan betah di sekolah,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Temanggung Tusi Indreswari mengatakan, lomba tersebut untuk melatih kreativitas, kemandirian, kegotong-royongan dan berkebhinekaan global. (din/ton)

Artikel Terkait

POPULER

TERBARU

Enable Notifications OK No thanks