21.1 C
Magelang
Tuesday, 12 December 2023

Dana Cukai Rp 4 Miliar untuk Pengembangan Pertanian

RADARMAGELANG.COM, Mungkid – Dinas Pertanian Dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang menyerahkan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 77 kelompok tani. Alat tersebut diharapkan mendukung pengembangan hasil panen.

Alsitan berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2022. Pemkab Magelang mendapatkan alokasi Rp 4 miliar untuk pengembangan pertanian dari DBHCHT.

Kepala Distanpangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan jumlah alsitan ada 77 unit yang terbagi dalam tiga jenis. Yakni cultivator 53 unit, alat angkut motor roda tiga 22 unit, dan dua unit alut angkut upland. Dana tersebut juga dilokasikan untuk pupuk dan uji multi lokasi kualitas tembakau.

“Bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada berhasil menemukan 13 varietas unggul lokal,” jelas Romza di Pendopo drh Soepardi, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Rabu (11/1).

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto berharap, pemberian alsintan memicu petani semakin produktif. Luas lahan tanam dan produksi pertanian meningkat. Sebab, tenaga kerja di bidang pertanian dari waktu ke waktu berkurang.

“Jadi mekanisasi pertanian menjadi alternatif terbaik, agar ketahanan dan kedaulatan pangan terjaga,” pungkasnya. (mia/lis)

 

RADARMAGELANG.COM, Mungkid – Dinas Pertanian Dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Magelang menyerahkan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 77 kelompok tani. Alat tersebut diharapkan mendukung pengembangan hasil panen.

Alsitan berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2022. Pemkab Magelang mendapatkan alokasi Rp 4 miliar untuk pengembangan pertanian dari DBHCHT.

Kepala Distanpangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan jumlah alsitan ada 77 unit yang terbagi dalam tiga jenis. Yakni cultivator 53 unit, alat angkut motor roda tiga 22 unit, dan dua unit alut angkut upland. Dana tersebut juga dilokasikan untuk pupuk dan uji multi lokasi kualitas tembakau.

“Bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada berhasil menemukan 13 varietas unggul lokal,” jelas Romza di Pendopo drh Soepardi, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Rabu (11/1).

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto berharap, pemberian alsintan memicu petani semakin produktif. Luas lahan tanam dan produksi pertanian meningkat. Sebab, tenaga kerja di bidang pertanian dari waktu ke waktu berkurang.

“Jadi mekanisasi pertanian menjadi alternatif terbaik, agar ketahanan dan kedaulatan pangan terjaga,” pungkasnya. (mia/lis)

 

Artikel Terkait

POPULER

TERBARU

Enable Notifications OK No thanks