21.7 C
Magelang
Tuesday, 12 December 2023

Saat TK, Bagus Suka Manjat Genting Sekolah

RADARMAGELANG.COM,  Magelang – Tidak banyak yang tahu, pemain sepak bola, Bagus Kahfi ternyata enerjik sedari kecil. Saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), pemain klub Barito Putera itu kerap memanjat genting sekolah.

Bagus Kahfi hanya tersipu malu, kala guru TKIT Asy Syaffa’ Kota Magelang, Anita Yuliana menceritakan kembali masa-masa itu di depan siswa SDIT Ihsanul Fikri, yang mengikuti meet and greet bersama Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.

“Dulu saat TK besar, Mas Bagus itu sering naik genting. Sampai gentingnya pecah-pecah,” ujar Anita, di halaman SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Senin (29/5).

Anita tidak bisa melupakan kenangan itu. Ulah Bagus itu dilakukan berulang kali. Sejak itu, Anita menyadari keterampilan motorik Bagus Kahfi sangat baik. Ia berangan-angan Bagus Kahfi menjadi atlet lari ketika besar. “Saya pikir akan jadi pelari. Tidak menyangka Mas Bagus malah jadi pemain sepak bola yang andal,” pujinya.

Ia mengamati, Bagus Kahfi yang tercatat sebagai peserta didiknya pada 2005 dan lulus pada 2007 itu sedikit irit bicara. Tapi banyak geraknya. Berbeda dengan kembarannya, Bagas Kaffa. Guru semasa TK-nya, Tri Handayani menyebut Bagas adalah anak pendiam. “Dia pemalu, sehingga kami beri motivasi,” ucap perempuan yang juga Kepala TKIT Asy Syaffa’ Kota Magelang itu.

Bagus Kahfi membenarkan cerita itu. Ia ingat sering memanjat genting sekolah. Tapi dirinya lupa, mengapa tertantang menaiki genting. Ia pun mengaku acara ini membuatnya grogi. “Ternyata lebih grogi di sini, dari pada di lapangan,” ucapnya tersipu.

Bagus Kahfi dilontari pertanyaan dari para siswa. Amalan apa yang dia lakukan ketika akan bertanding membela Indonesia.  “Bapak saya tidak bosan untuk mengingatkan salat, walaupun saya jauh dari rumah. Kemudian baca Alquran. Sebelum bertanding saya minta doa restu kepada orang tua, juga para pelatih-pelatih saya supaya mainnya bisa bagus,” ujarnya.

Sementara itu, Bagas Kaffa menyempatkan datang untuk bertemu para gurunya. Ia mengatakan sedang menjalani latihan di Bali. Hadir dalam acara ini, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz. Ia meminta siswa agar meneladani sosok Bagas dan Bagus yang berprestasi. (put/lis)

 

RADARMAGELANG.COM,  Magelang – Tidak banyak yang tahu, pemain sepak bola, Bagus Kahfi ternyata enerjik sedari kecil. Saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), pemain klub Barito Putera itu kerap memanjat genting sekolah.

Bagus Kahfi hanya tersipu malu, kala guru TKIT Asy Syaffa’ Kota Magelang, Anita Yuliana menceritakan kembali masa-masa itu di depan siswa SDIT Ihsanul Fikri, yang mengikuti meet and greet bersama Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.

“Dulu saat TK besar, Mas Bagus itu sering naik genting. Sampai gentingnya pecah-pecah,” ujar Anita, di halaman SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Senin (29/5).

Anita tidak bisa melupakan kenangan itu. Ulah Bagus itu dilakukan berulang kali. Sejak itu, Anita menyadari keterampilan motorik Bagus Kahfi sangat baik. Ia berangan-angan Bagus Kahfi menjadi atlet lari ketika besar. “Saya pikir akan jadi pelari. Tidak menyangka Mas Bagus malah jadi pemain sepak bola yang andal,” pujinya.

Ia mengamati, Bagus Kahfi yang tercatat sebagai peserta didiknya pada 2005 dan lulus pada 2007 itu sedikit irit bicara. Tapi banyak geraknya. Berbeda dengan kembarannya, Bagas Kaffa. Guru semasa TK-nya, Tri Handayani menyebut Bagas adalah anak pendiam. “Dia pemalu, sehingga kami beri motivasi,” ucap perempuan yang juga Kepala TKIT Asy Syaffa’ Kota Magelang itu.

Bagus Kahfi membenarkan cerita itu. Ia ingat sering memanjat genting sekolah. Tapi dirinya lupa, mengapa tertantang menaiki genting. Ia pun mengaku acara ini membuatnya grogi. “Ternyata lebih grogi di sini, dari pada di lapangan,” ucapnya tersipu.

Bagus Kahfi dilontari pertanyaan dari para siswa. Amalan apa yang dia lakukan ketika akan bertanding membela Indonesia.  “Bapak saya tidak bosan untuk mengingatkan salat, walaupun saya jauh dari rumah. Kemudian baca Alquran. Sebelum bertanding saya minta doa restu kepada orang tua, juga para pelatih-pelatih saya supaya mainnya bisa bagus,” ujarnya.

Sementara itu, Bagas Kaffa menyempatkan datang untuk bertemu para gurunya. Ia mengatakan sedang menjalani latihan di Bali. Hadir dalam acara ini, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz. Ia meminta siswa agar meneladani sosok Bagas dan Bagus yang berprestasi. (put/lis)

 

Artikel Terkait

POPULER

TERBARU

Enable Notifications OK No thanks